Puisi

Balada Corona

balada corona
balada corona
Sumber Gambar : Google

Sumber Gambar : Google


Maaf kampung halamanku tercinta

kau tak ku sentuh syawal ini sementara
akibat wabah tak tau kapan sirna
sedang narapidana bebas melang-lang buana

Diam di rumah saja katanya
Biar bandara terbuka untuk orang asing saja
Tak usah banyak bicara kami harus makan apa
Tetaplah taat untuk patuh pemerintah

Biar kami saja yang bekerja
Bantu kami di rumah saja
Ungkapnya dengan mudah tanpa terbata
Kau kerja gaji ada
Kami di rumah rumah tangga porak poranda

Oh corona kau begitu memesona
Setiap incimu pundi-pundi rupiah
Oh tipu daya segeralah kau enyah
Atau kami yang harus memangsa.

Karya: Nico Elfaliqi*)

Related posts
Puisi

Qarana

Melihat sepi dari jendela, Kemana hasrat itu berlari Rintihan hujan menambah kolase…
Read more
Puisi

Tak Ada Ruang

Melaksanakan kehidupan, Seperti jari bergerak, Kaki meronta, Kepala…
Read more
Puisi

Puisi: Aku

“Aku”25 Agustus 2010 Lelah…Gontai langkah kecilkuMenyisir pantai setengah…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter

Sign up for Khazanah’s Daily Digest and get the best of Khazanah Media, tailored for you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *