Artikel

Bingkai Keabadian

Ratap itu merayap,

Menyelinap diantara ari ari malam,

Membungkus kekalutan emosi menjadi serupa takdir yang terhempas.

Wujudku serupa belatung,

Yang meronta di sepotong roti usang di balik tong sampah tak bertiang.

Oh, inilah perjalanan tak abadi ku pada bingkai langit.

Yang tak menyisakan cahaya atau sebentuk warna.

Hanyalah nalar yang tak bertuan,

mengarahkan hati pada titik keabadian.

Dalam sepi tanpa arti dalam rindu tanpa sendu.

Air mata adalah cinta dari pipi keheningan

Related posts
Artikel

Kisah Tjokroaminoto, Guru Enam Tokoh Indonesia

Kisah Tjokroaminoto, Guru Enam Tokoh Indonesia – Bergelar De Ongekroonde Van java atau &#8221…
Read more
Artikel

Menteri Jujur dan Paling Miskin di Indonesia

Ir. Sutarmi Adalah Menteri pekerjaan Umum dan tenaga listrik di era presiden soekarno dan soeharto.
Read more
Artikel

"PESAN KIASAN"

Orang komunikasi akan dengan mudah menangkapnya. Tak perlu pemaknaan dan pendalaman. Cukup kutip…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter

Sign up for Khazanah’s Daily Digest and get the best of Khazanah Media, tailored for you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *