Puisi

Qarana

Melihat sepi dari jendela,

Kemana hasrat itu berlari

Rintihan hujan menambah kolase duka

Karena orang takut oleh kesejatiannya dia sendiri

Bukan salah Allah Azza wa Zalla,

Menciptakan kita dan mahluk itu

Tapi kita sesat yang amat menuhankan duniawi.

 
Related posts
Puisi

Tak Ada Ruang

Melaksanakan kehidupan, Seperti jari bergerak, Kaki meronta, Kepala…
Read more
Puisi

Puisi: Aku

“Aku”25 Agustus 2010 Lelah…Gontai langkah kecilkuMenyisir pantai setengah…
Read more
Puisi

Menjelang Malam

Pergatian itu pasti. Gulita telah mengungkapkannya pada terang Seperti dinginnya…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter

Sign up for Khazanah’s Daily Digest and get the best of Khazanah Media, tailored for you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *